Selasa, 22 Desember 2015

Pencemaran Air

1.      Pembahasan
1.1.Latar Belakang
         Pencemaran lingkungan adalah masuknya makhluk hidup yang berupa zat, energi dan atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup yang dilakukan oleh kegiatan manusia, sehingga kualitasnya menurun hingga ke tingkat yang menyebabkan lingkungan hidup tidak berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Salah satu pencemaran lingkungan adalah pencemaran air, pencemaran air ini disebabkan masuknya makhluk hidup atau zat yang membahayakan bagi kesehatan manusia. Air dikatakan tercemar apabila kualitas airnya menurun hingga ke tingkat yang membahayakan makhluk hidup, sehingga air tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya.
         Pencemaran air atau polusi air adalah penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal, atau bisa dikatakan suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi.
         Air disebut tercemar karena terganggu oleh proses kontaminan antropogenik serta tidak menjadi pendukung kehidupan manusia, seperti air minuman, dan mengalami pergeseran yang signifikan yang ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung dan menyusun komunitas biotik, seperti kehidupan ikan, fenomena alam, seperti banjir, gunung berapi, tanah longsor, binasanya ikan, tergerusnya kehidupan terumbu karang, badai, serta beberapa peristiwa bencana-bencana yang lain yang menyebabkan perubahan yang besar dalam kualitas air dan status ekologi air.
1.2.Penyebab-penyebab Pencemaran Air
a.       Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi. Sampah organik seperti air comberan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya dan mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
b.      Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.
c.       Pencemaran air oleh sampah
d.      Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan
1.3.Jenis-jenis Pencemaran Air
a.    Pencemaran mikroorganisme dalam air. Pencemaran jenis ini adalah kuman sebagai penyebab penyakit pada makhluk hidup, seperti bakteri, virus, dan protozoa.
b.    Pencemaran air oleh anorganik nutrisi tanaman. Penggunaan pupuk nitrogen dan fosfat pada bidang pertanian telah dilakukan sejak dulu dan meluas. Pupuk kimia ini memang menghasilkan produksi tanamanya yang bagus sehingga menguntungkan petani, tetapi di lain pihak kedua bahan kimia itu dapat mencemari danau, sungai dan lautan.
c.    Pencemaran oleh bahan kimia anorganik. Bahan kimia anorganik seperti garam, asam dan bahan toksik logam seperti timbale, cadmium, merkuri dalam kadar tinggi yang dapat menyebabkan air menjadi tercemar. Pencemaran bahan-bahan tersebut dapat menurunkan produksi tanaman pangan dan bisa merusak peralatan yang dilintasi air karena korosif.
d.   Pencemaran oleh bahan kimia organik. Bahan kimiawi organik, seperti plastik, minyak, peptisida, larutan pembersih, detergen dan beberapa bahan kimia yang bersifat organik yang dapat terlarut dalam air dapat digunakan manusia tetapi dapat menyebabkan kematian pada ikan maupun organisme yang hidup di air.

1.4.Akibat-akibat Pencemaran Air
a.       Dapat menyebabkan banjir
b.      Erosi
c.       Kekurangan sumber air
d.      Menyebabkan terciptanya sumber penyakit
e.       Tanah longsor
f.       Dapat merusak ekosistem sungai
g.      Kerugian untuk nelayan
1.5.Cara-cara untuk Mencegah Pencemaran Air
a.       Membuang sampah sesuai pada tempatnya
b.      Untuk sebuah pabrik, melakukan filterisasi limbah yang akan dibuang dengan seksama
c.       Untuk air limbah rumah tangga sebaiknya dibuang ke saluran yang mengarah ke sepiteng
d.      Menggunakan bahan kimia seperlunya saja, seperti penggunaan peptisida dalam bidang pertanian
e.       Tidak menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan










Daftar Pustaka



Tidak ada komentar:

Posting Komentar