1.
Pembahasan
1.1.Latar
Belakang
Pencemaran lingkungan adalah masuknya
makhluk hidup yang berupa zat, energi dan atau komponen lain ke dalam
lingkungan hidup yang dilakukan oleh kegiatan manusia, sehingga kualitasnya
menurun hingga ke tingkat yang menyebabkan lingkungan hidup tidak berfungsi
sesuai dengan peruntukannya. Salah satu pencemaran lingkungan adalah pencemaran
air, pencemaran air ini disebabkan masuknya makhluk hidup atau zat yang membahayakan
bagi kesehatan manusia. Air dikatakan tercemar apabila kualitas airnya menurun
hingga ke tingkat yang membahayakan makhluk hidup, sehingga air tidak bisa
digunakan sebagaimana mestinya.
Pencemaran air atau polusi air adalah
penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal, atau bisa dikatakan suatu
perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan
dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah
adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu
bagian dari siklus hidrologi.
Air disebut tercemar karena terganggu
oleh proses kontaminan antropogenik serta tidak menjadi pendukung kehidupan
manusia, seperti air minuman, dan mengalami pergeseran yang signifikan yang
ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung dan menyusun komunitas biotik,
seperti kehidupan ikan, fenomena alam, seperti banjir, gunung berapi, tanah
longsor, binasanya ikan, tergerusnya kehidupan terumbu karang, badai, serta
beberapa peristiwa bencana-bencana yang lain yang menyebabkan perubahan yang
besar dalam kualitas air dan status ekologi air.
1.2.Penyebab-penyebab Pencemaran Air
a.
Meningkatnya kandungan nutrien dapat
mengarah pada eutrofikasi. Sampah organik seperti air comberan menyebabkan
peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya dan mengarah pada
berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
b.
Industri membuang berbagai macam polutan
ke dalam air limbahnya seperti logam berat, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah
tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit
listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.
c.
Pencemaran air oleh sampah
d.
Penggunaan bahan peledak untuk menangkap
ikan
1.3.Jenis-jenis Pencemaran Air
a.
Pencemaran mikroorganisme dalam air.
Pencemaran jenis ini adalah kuman sebagai penyebab penyakit pada makhluk hidup,
seperti bakteri, virus, dan protozoa.
b.
Pencemaran air oleh anorganik nutrisi
tanaman. Penggunaan pupuk nitrogen dan fosfat pada bidang pertanian telah
dilakukan sejak dulu dan meluas. Pupuk kimia ini memang menghasilkan produksi
tanamanya yang bagus sehingga menguntungkan petani, tetapi di lain pihak kedua
bahan kimia itu dapat mencemari danau, sungai dan lautan.
c.
Pencemaran oleh bahan kimia anorganik.
Bahan kimia anorganik seperti garam, asam dan bahan toksik logam seperti
timbale, cadmium, merkuri dalam kadar tinggi yang dapat menyebabkan air menjadi
tercemar. Pencemaran bahan-bahan tersebut dapat menurunkan produksi tanaman
pangan dan bisa merusak peralatan yang dilintasi air karena korosif.
d.
Pencemaran oleh bahan kimia organik. Bahan
kimiawi organik, seperti plastik, minyak, peptisida, larutan pembersih,
detergen dan beberapa bahan kimia yang bersifat organik yang dapat terlarut
dalam air dapat digunakan manusia tetapi dapat menyebabkan kematian pada ikan
maupun organisme yang hidup di air.
1.4.Akibat-akibat
Pencemaran Air
a. Dapat
menyebabkan banjir
b. Erosi
c. Kekurangan
sumber air
d. Menyebabkan
terciptanya sumber penyakit
e. Tanah
longsor
f. Dapat
merusak ekosistem sungai
g. Kerugian
untuk nelayan
1.5.Cara-cara
untuk Mencegah Pencemaran Air
a. Membuang
sampah sesuai pada tempatnya
b. Untuk
sebuah pabrik, melakukan filterisasi limbah yang akan dibuang dengan seksama
c. Untuk
air limbah rumah tangga sebaiknya dibuang ke saluran yang mengarah ke sepiteng
d. Menggunakan
bahan kimia seperlunya saja, seperti penggunaan peptisida dalam bidang
pertanian
e. Tidak
menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan
Daftar Pustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar