1. Definisi
dan Sifat-sifat Udara
Udara
adalah benda gas yang menyelubungi bumi, sering disebut juga atmosfer. Atmosfer
terdiri atas bermacam-macam unsur gas dan di dalamnya terjadi proses
pembentukan dan perubahan cuaca dan iklim. Atmosfer melindungi manusia dari
sinar matahari yang berlebihan dan meteor-meteor yang ada.
Adanya
atmosfer bumi memperkecil perbedaan temperatur siang dan malam. Gejala yang
terjadi di atmosfer sangat banyak dan beragam. Pada
lapisan bawah, angin berhembus dan terbentuk hujan dan salju jatuh, dan
terjadilah musim panas dan musim dingin. Semua ini merupakan gejala yang lazim
terjadi yang sering disebut cuaca. Dan , udara juga memiliki sifat-sifat yakni:
a.
Selalu
Menempati Ruang
b.
Memiliki
Tekanan
c.
Mempunyai
Massa
d.
Mengalir
Dari Tekanan Tinggi ke Tekanan Rendah
Selain
unsur pembentuk yang berupa gas, udara juga mengandung partikel padat dan cair,
yang kebanyakan begitu kecilnya sehingga gerakan udara dapat mengimbangi
kecenderungan partikel tersebut jatuh ke tanah. Partikel itu dapat berasal dari
debu yang terangkat oleh angin, partikel garam laut, ataupun hasil pembakaran
dan pengolahan dalam industri.
2. Unsur-unsur
Yang Terkandung Dalam Udara
a. Gas
Nitrogen
Gas nitrogen merupakan
gas inert, artinya gas yang sangat stabil dan sulit bereaksi. Itulah sebabnya,
ketika bernapas, gas nitrogen ikut keluar masuk paru-paru tanpa mengalami
perubahan. Sebuah
molekul gas nitrogen terdiri dari dua atom yang terikat sangat erat. Dibutuhkan
energi yang sangat besar untuk memecah ikatan kimia dari nitrogen. Nitrogen
juga merupakan unsur yang hampir seluruhnya dapat ditemukan di atmosfer, hanya
sedikit saja jumlahnya yang tidak dapat ditemukan di darat maupun di lautan.
Nitrogen sangat penting fungsinya untuk kehidupan karena merupakan elemen utama
dalam protein dan DNA.
b. Gas
Oksigen
Gas oksigen merupakan gas
yang sangat reaktif, artinya gas yang sangat mudah bereaksi dengan zat lain.
Reaksi oksigen dengan zat lain disebut oksidasi. Tumbuh-tumbuhan hijau merupakan
produsen oksigen melalui proses fotosintesis. Oksigen
adalah gas yang paling dibutuhkan manusia saat bernapas. Oksigen memainkan peranan penting dalam
proses perombakan bahan makanan di dalam tubuh.
Tanpa oksigen, manusia akan mati secara perlahan.
c. Gas-gas
Lainnya
·
Uap Air
Uap air yang kita hirup
berbeda-beda kadarnya antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya. Ada tempat-tempat yang memiliki udara yang
mengandung banyak uap air, dan ada pula tempat-tempat yang kadar air dalam
udaranya sangat rendah. Air menguap dan
bercampur dengan udara yang ada di sekitarnya.
Sebagian uap air akan naik ke atas dan membentuk awan yang nantinya bisa
menjadi hujan yang turun ke permukaan bumi.
·
Karbondioksida
Karbondioksida dihasilkan
oleh pernapasan makhluk hidup dan letusan gunung merapi. Meskipun jumlahnya
hanya sedikit, tetapi keberadaannya sangat penting. Gas karbondioksida
diperlukan untuk proses fotosintesis tumbuhan hijau. Selain itu, gas
karbondioksida juga berfungsi untuk menjaga suhu permukaan bumi dengan cara
sebagai berikut : energi panas sinar matahari yang dipantulkan oleh bumi
ditangkap (diserap) oleh gas karbondioksida sebelum lolos ke angkasa luar.
·
Ozon
Selain keempat gas
tersebut di atas, ada beberapa gas lain yang terdapat di dalam atmosfer, yaitu
di antaranya ozon. Walaupun ozon ini jumlahnya sangat sedikit, namun sangat
berguna bagi kehidupan di bumi, karena ozon dapat menyerap sinar ultra violet
yang dipancarkan sinar matahari sehingga
jumlahnya sudah sangat berkurang ketika sampai di permukaan bumi. Apabila
radiasi ultra violet ini tidak terserap oleh ozon, maka akan menimbulkan malapetaka bagi
kehidupan mahkluk hidup yang ada di bumi. Radiasi ini di antaranya dapat
membakar kulit mahkluk hidup, memecahkan pembuluh darah, dan menimbulkan penyakit
kanker kulit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar