Jumat, 25 Desember 2015

Komposisi Udara

1.      Definisi dan Sifat-sifat Udara
       Udara adalah benda gas yang menyelubungi bumi, sering disebut juga atmosfer. Atmosfer terdiri atas bermacam-macam unsur gas dan di dalamnya terjadi proses pembentukan dan perubahan cuaca dan iklim. Atmosfer melindungi manusia dari sinar matahari yang berlebihan dan meteor-meteor yang ada.
       Adanya atmosfer bumi memperkecil perbedaan temperatur siang dan malam. Gejala yang terjadi di atmosfer sangat banyak dan beragam. Pada lapisan bawah, angin berhembus dan terbentuk hujan dan salju jatuh, dan terjadilah musim panas dan musim dingin. Semua ini merupakan gejala yang lazim terjadi yang sering disebut cuaca. Dan , udara juga memiliki sifat-sifat yakni:
a.       Selalu Menempati Ruang
b.      Memiliki Tekanan
c.       Mempunyai Massa
d.      Mengalir Dari Tekanan Tinggi ke Tekanan Rendah
Selain unsur pembentuk yang berupa gas, udara juga mengandung partikel padat dan cair, yang kebanyakan begitu kecilnya sehingga gerakan udara dapat mengimbangi kecenderungan partikel tersebut jatuh ke tanah. Partikel itu dapat berasal dari debu yang terangkat oleh angin, partikel garam laut, ataupun hasil pembakaran dan pengolahan dalam industri.
2.      Unsur-unsur Yang Terkandung Dalam Udara


a.       Gas Nitrogen
Gas nitrogen merupakan gas inert, artinya gas yang sangat stabil dan sulit bereaksi. Itulah sebabnya, ketika bernapas, gas nitrogen ikut keluar masuk paru-paru tanpa mengalami perubahan. Sebuah molekul gas nitrogen terdiri dari dua atom yang terikat sangat erat. Dibutuhkan energi yang sangat besar  untuk memecah ikatan kimia dari nitrogen. Nitrogen juga merupakan unsur yang hampir seluruhnya dapat ditemukan di atmosfer, hanya sedikit saja jumlahnya yang tidak dapat ditemukan di darat maupun di lautan. Nitrogen sangat penting fungsinya untuk kehidupan karena merupakan elemen utama dalam protein dan DNA.
b.      Gas Oksigen
Gas oksigen merupakan gas yang sangat reaktif, artinya gas yang sangat mudah bereaksi dengan zat lain. Reaksi oksigen dengan zat lain disebut oksidasi. Tumbuh-tumbuhan hijau merupakan produsen oksigen melalui proses fotosintesis. Oksigen adalah gas yang paling dibutuhkan manusia saat bernapas.  Oksigen memainkan peranan penting dalam proses perombakan bahan makanan di dalam tubuh.  Tanpa oksigen, manusia akan mati secara perlahan.
c.       Gas-gas Lainnya
·         Uap Air
Uap air yang kita hirup berbeda-beda kadarnya antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya.  Ada tempat-tempat yang memiliki udara yang mengandung banyak uap air, dan ada pula tempat-tempat yang kadar air dalam udaranya sangat rendah.  Air menguap dan bercampur dengan udara yang ada di sekitarnya.  Sebagian uap air akan naik ke atas dan membentuk awan yang nantinya bisa menjadi hujan yang turun ke permukaan bumi.
·         Karbondioksida
Karbondioksida dihasilkan oleh pernapasan makhluk hidup dan letusan gunung merapi. Meskipun jumlahnya hanya sedikit, tetapi keberadaannya sangat penting. Gas karbondioksida diperlukan untuk proses fotosintesis tumbuhan hijau. Selain itu, gas karbondioksida juga berfungsi untuk menjaga suhu permukaan bumi dengan cara sebagai berikut : energi panas sinar matahari yang dipantulkan oleh bumi ditangkap (diserap) oleh gas karbondioksida sebelum lolos ke angkasa luar.
·         Ozon
Selain keempat gas tersebut di atas, ada beberapa gas lain yang terdapat di dalam atmosfer, yaitu di antaranya ozon. Walaupun ozon ini jumlahnya sangat sedikit, namun sangat berguna bagi kehidupan di bumi, karena ozon dapat menyerap sinar ultra violet yang dipancarkan  sinar matahari sehingga jumlahnya sudah sangat berkurang ketika sampai di permukaan bumi. Apabila radiasi ultra violet ini tidak terserap oleh ozon,  maka akan menimbulkan malapetaka bagi kehidupan mahkluk hidup yang ada di bumi. Radiasi ini di antaranya dapat membakar kulit mahkluk hidup, memecahkan pembuluh darah, dan menimbulkan penyakit kanker kulit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar