Jumat, 25 Desember 2015

Pemanasan Global

1.      Pendahuluan
       Pemanasan Global (Global Warming) adalah peristiwa meningkatnya suhu rata-rata pada lapisan atmosfer dan permukaan bumi. Gejala-gejala pemanasan global adalah  pergantian musim yang sulit kita prediksi, sering terjadinya angin puting beliung, terumbu karang yang memutih, dan banjir dan kekeringan di wilayah yang tidak biasa mengalaminya.
2.      Penyebab Pemanasan Global (Global Warming)
a.       Efek Rumah Kaca
    Efek rumah kaca adalah proses atmosfer menghangatkan planet. efek rumah kaca terjadi akibat panas yang dipantulkan ke permukaan bumi terperangkap oleh gas-gas di atmosfer, sehingga tidak dapat diteruskan ke luar angkasa, melainkan dipantulkan kembali ke permukaan bumi. Efek rumah kaca memiliki manfaat bagi makhluk hidup di bumi, namun  jika berlebihan dapat berbahaya untuk kehidupan di Bumi karena dapat mempengaruhi dan mengganggu iklim.
b.      Meningkatnya Gas Rumah Kaca
    Gas-gas memiliki sifat yang menyerap panas, sehingga panas yang terpantul dari permukaan bumi tidak dapat diteruskan ke cahaya akibat dari gas tersebut, gas-gas tersebut adalah gas rumah kaca. Gas yang paling berperan adalah karbon dioksida (CO2). Penyebab meningkatnya karbon dioksida adalah pembakaran bahan bakar batu bara dan pembakaran gas alam.
c.       Penggunaan CFC yang Tidak Terkontrol
    CFC atau Cloro Flour Carbon adalah bahan kimia yang digabungkan menjadi sebuah bahan untuk memproduksi peralatan, khususnya pada peralatan rumah tangga. CFC terdapat pada kulkas dan AC.
d.      Polusi Kendaraan Berbahan Bakar Bensin
    Kendaraan memberikan penyebab terbesar dalam terjadi pemanasan global. Polusi yang dihasilkan kendaraan berbahan bakar bensin seperti motor, mobil dan kendaraan lainnya dimana dari hasil pembuangannya menghasilkan gas karbon dioksida yang berlebihan. Gas karbon dioksida merupakan penyebab utama terjadinya pemanasan global karena karbon dioksida adalah gas yang menyerap panas sehingga tidak dapat keluar ke angkasa.
e.       Polusi Metana oleh Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan
    Gas metana menempati urutan kedua sebagai penyebab utama terjadinya pemanasan global. Gas metana dapat berasal dari bahan-bahan organik yang kekurangan oksigen dari hasil pemecahan bakteri seperti di persawahan, sedangkan pada peternakan, seperti usus hewan ternak, meningkatnya produksi hewan ternak maka meningkatnya pula gas metana yang dilepaskan ke permukaan bumi.
f.       Pengrusakan Hutan
    Hutan berfungsi dalam menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen, jika hutan rusak akibat dari penebangan dan pembakaran, maka yang terjadi adalah jumlah karbon dioksida yang diserap oleh hutan sedikit, dan semakin banyak karbon yang berkumpul di atmosfer yang menyebabkan terjadinya pemanasan global.
g.      Pemboroson Energi Listrik
    Energi listrik yang sebagian besar kita gunakan adalah hasil pembakaran dari pembakaran minyak bumi dan batu bara, dimana hasil pembakaran tersebut menghasilkan karbon dioksida.
h.      Populasi Kendaraan yang Terus Meningkat
    Meningkatnya jumlah kendaraan, maka karbon dioksida pun yang dihasilkan dari kendaraan tersebut akan bertambah banyak dan tentu saja menimbulkan pemanasan global.
i.        Pembakaran Sampah Secara Berlebihan
    Pembakaran sampah berlebihan yang dilakukan secara massal akan menyebabkan terjadinya pemanasan global, karena dari hasil pembakaran sampah tersebut adalah gas metana, yang dapat memerangkap panas.
3.      Dampak Pemanasan Global (Global Warming)
a.       Gunung-gunung es akan mencair
b.      Curah hujan akan meningkat dan badai akan sering terjadi
c.       Air tanah cepat menguap yang akan menyebabkan kekeringan
d.      Angin akan bertiup lebih kencang dengan pola yang berbeda-beda yang dapat membentuk angin puting beliung
e.       Cuaca menjadi sulit diprediksi dan lebih ekstrem, baik itu hujan ekstrem atau kekeringan ekstrem
f.       Kenaikan permukaan laut yang sangat banyak akan menyebabkan Tsunami, banjir dan pulau-pulau akan tenggelam.
g.      Menyebabkan kekeringan di wilayah pertanian sehingga tanaman akan rusak
h.      Dapat mengakibatkan gagal panen akibat dari cuaca yang ekstem dengan terjadi banjir yang mengakibatkan tanaman pertanian akan terendam
i.        Meningkatnya hama pangan akibat dari perubahan iklim
j.        Populasi hewan dan tumbuhan akan menurun
k.      Meluasnya berbagai penyakit yang dapat menyerang manusia seperti DBD, malaria.
l.        Meningkatnya kasus orang meninggal akibat dari cuaca yang panas seperti jantung, stroke, dehidrasi, dan stress.




DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar